Cita-Citaku menjadi Harvest Moon
Sumber : Google.com Sekitaran 2 bulan lalu diantara jeda masa pengembaraan menuntut ilmu, saya sejenak pulang kampung. Menikmati feel hidup yang telah hilang termakan waktu di perantauan. Selama di kampung halaman, saya belajar susahnya jadi pengangguran. Mau membeli uang untuk merokok aja harus direwangi menjadi penjual “jasa mengantri” untuk pembelian tiket kereta api lokal. Memanfaatkan lokasi strategis tempat tinggal yang dekat dengan fasilitas umum. Walaupun hanya relasi teman-teman saya yang membeli dikarenakan mungkin melas melihat temannya mencari uang :D. Oh iya, mungkin kelak kalau saya menjadi orang yang sedikit berada dan mendapatkan banyak berita miring tentang pencitraan. Tulisan ini bisa menjadi sedikit bukti masa muda saya yang senang mengamalkan “Lupus Homo homini est”-menjadi manusia yang berhakikat Setelah hiruk pikuk Cash On Delivery (COD), saya sempatkan untuk mampir di warung tenda. Untuk sekedar mendengar ada berita apa di sekitar saya...