Everybody have their Passion
Catatan – catatan di dinding Menyebar secara stokastik Melompat ke kanan kiri Tanda Juang yang perih Di suatu kamar yang sepi, berjajar juga tipe kamar sama dengan keadaan yang sama pula. Tampak dari luar tak ada orang di dalam. Benar saja, ketika saya beranikan membuka pintunya, tak ada seorang pun didalam. Hanya terlihat corat-coret di dinding disertai buku-buku tentang penelitian berserakan. Terlihat perjuangan yang gigih untuk menuntaskan kewajibannya. Di dalam kamarnya tampak rak-rak sederhana yang menampung buku-buku dengan kandungan ilmu tinggi. Metafora dari Orang bijak berbalut kerendahan. Saya merebahkan badan diantara serakan perjuangan. Seperti Bhisma yang menginginkan istirahat di tengah padang Kurusetra. Aroma yang dirasakan Bhisma, saya rasakan pula. Tampak sembrono, namun saya sudah izin pemilik kamar tersebut. Dia adalah teman saya. Saya izin nebeng lagi untuk kesekian kalinya. Tak lama berselang teman kedua teman saya datang. Mengobrol p...